Minggu, 08 November 2020

Kuliner Baiman Banjarmasin Kembali Dibuka! Ini Dia 9 Tips Aman Berkunjung ke Kuliner Baiman

 



Tepat bulan September lalu tepatnya tanggal 24 lalu, Banjarmasin tepat berusia 494 tahun. Usia yang bukan muda lagi tentu saja. Banyak harapan dari warga Banjarmasin yang mengharapkan perubahan baru untuk kotanya termasuk dalam bidang kuliner.

Di kota Banjarmasin sendiri memiliki salah satu kuliner khas yang disebut dengan kuliner Baiman. Kuliner Baiman menjadi salah satu ikon dari kota Banjarmasin. Tak hanya orang dari Banjarmasin yang berkunjung tapi banyak juga orang dari luar Banjarmasin berkunjung ke kuliner Baiman untuk menikmati kuliner khas Banjarmasin. Tempat yang bersih dan nyaman membuat banyak orang berkunjung kesana.

Kuliner Baiman ini merupakan salah satu program pemerintah Banjarmasin sebagai salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian warga Banjarmasin.Selain itu kuliner Baiman ini juga menjadi salah satu ajang untuk mempromosikan kuliner Banjarmasin. Para pedagang yang berjualan di Baiman ini merupakan para pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di pinggiran jalan sekitar kota Banjarmasin. Lalu mereka direlokasikan ke Jalan Ahmad Yani dimana Baiman itu berada.

Di awal pembukaan kuliner Baiman ini sangat menarik warga Banjarmasin untuk datang dan tentu saja memberikan keuntungan untuk para pedagang disana. Kuliner Baiman sendiri menyediakan berbagai macam makanan dan minuman khas Banjarmasin diantaranya Nasi Kuning Banjar, Soto Banjar, Iwak Karing dan masih banyak lagi. Tak hanya itu saja, kuliner Baiman juga menyediakan berbagai macam makanan dan minuman kekinian.

Namun saat ini, kuliner Baiman sudah tak seramai dulu ketika awal dibuka. Ada banyak pedagang kuliner Baiman terancam bangkrut. Ditambah lagi keadaan sekarang dimana pandemi virus corona sedang melanda. Karena adanya wabah pandemi ini membuat pedagang mengalami kerugian dikarenakan adanya lockdown yang mewajibkan para pedagang menutup lapaknya. Adanya COVID 19 ini memberikan batas gerak para pedagang untuk berjualan. Pengunjung yang berkurang tentu saja membuat pendapatan para pedagang terancam merugi.

Para pedagang terancam mengalami kebangkrutan. Baiman ini merupakan solusi untuk memberikan wadah untuk para pedagang kaki lima agar mereka memiliki tempat berjualan yang pasti. Tetapi semenjak adanya pandemi COVID 19 ini membuat omset pedagang turun drastis.

Awal munculnya pandemi para pedagang dianjurkan untuk tidak berjualan dan tentu hal ini membuat para pedagang tidak mendapat penghasilan sama sekali. Namun setelah ditetapkannya new normal era membuat para pedagang senang. New Normal menjadi angin segar untuk para pedagang karena dengan begitu mereka bisa berjualan kembali dan mendapat penghasilan.

Meskipun mereka diijinkan untuk berjualan, mereka harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Namun sayangnya, jumlah pengunjung tak seramai sebelum adanya pandemi. Jumlah pengunjung jelas berkurang. Pendapatannya tak sebanyak dulu ketika belum adanya pandemi ini.

Lalu bagaimana menghadapi permasalahan ini? Kita dan siapapun tidak tahu entah kapan pandemi ini akan berakhir. Itulah sebabnya kita harus memikirkan berbagai cara agar kehidupan kita tetap berjalan. Para pedagang yang berjualan di kuliner Baiman juga harus melakukan hal yang sama. Mereka harus memikirkan bagaimana caranya jualan mereka tetap berjalan namun tetap memperhatikan keamanan diri sendiri dan para konsumennya.

Kawasan wisata kuliner Baiman yang terletak di Jalan Lingkar Tengah, Banjarmasin ini sekarang mulai menggeliat bangun kembali setelah beberapa saat sempat surut dikarenakan adanya pandemi virus yang melanda dan juga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sempat diberlakukan.

Saat ini sudah banyak para pedagang Baiman membuka kembali lapak dagangannya dan pengunjung sudah mulai berdatangan. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya kendaraan yang terparkir di area parkir Baiman.

Salah satu pedagang disana pun mengungkapkan bahwa dagangannya sempat mengalami kemunduran karena sempat tutup selama beberapa bulan, yang berdampak buruk untuk para pedagang dan juga para karyawan yang bekerja disana. Namun mereka tetap harus mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, jadi mau tidak mau ia harus menutup lapaknya. Setelah memasuki PSBB ke 3 para pedagang sudah mulai membuka lapaknya kembali.

Meskipun sudah mulai buka kembali, namun keuntungannya tentu saja tidak sebanyak dulu. Omsetnya saat ini hanya berkisar 50 hingga 60 persen saja dibandingkan dengan sebelumnya. Kebanyakan pelanggan mereka berasal dari para pelanggan tetapnya terdahulu yang memang sudah rindu dengan makanan khas Baiman.

Meskipun sekarang Baiman sudah dibuka dan boleh dikunjungi kembali, namun para pedagang dan pengunjung harus tetap memperhatikan protokol kesehatan demi menjaga keamanan satu sama lain. Ini dia tips mengunjungi kuliner Baiman Banjarmasin dengan tenang, aman, dan nyaman.

Tips berkunjung ke kuliner Baiman aman dan nyaman selama pandemi:

1.     Kenakan masker dan jaga jarak

Anda jelas tidak bisa makan dan minum dengan kain menutupi hidung dan mulut Anda, dan bagaimanapun, peraturan sangat bervariasi dari yurisdiksi dan harus dipatuhi. Terlepas dari apa yang diperlukan, kenakan masker saat Anda tiba dan pergi dan saat Anda berjalan ke dan dari  manapun. Ini bukanlah pelanggaran atas hak-hak Anda yang tidak dapat dicabut, namun itu adalah ungkapan kepedulian terhadap sesama pengunjung.

Pastikan Anda mengenakan masker dengan baik dan benar. Anda juga harus menjaga jarak satu sama lain ketika Anda memesan makanan ataupun ketika duduk di tempat.

2.     Jaga jarak

Jaga jarak setidaknya enam kaki atau sekitar 1 meter dari siapa pun yang berdampingan langsung dengan Anda.  Anda tidak diperbolehkan untuk berdempetan dan berkurumun. Ini sangat penting untuk diperhatikan. Seperti halnya memakai masker, ini hanya masalah menunjukkan rasa hormat terhadap kesehatan orang lain.

3.     Cobalah untuk memesan semuanya sekaligus

Di tempat yang melayani secara outdoor, server harus menempuh jarak yang lebih jauh dari biasanya tempat pesan. Semakin sedikit perjalanan yang harus mereka lakukan, semakin baik mereka dapat melakukan pekerjaan mereka. Jadi ketika Anda ingin memesan makanan, pesan sekaligus dalam satu waktu agar Anda tidak perlu bolak balik untuk memesan makanan.

4.    Jangan mengharapkan pelayanan yang sempurna

Meja tunggu dalam keadaan sekarang adalah pengalaman baru bagi staf, dan pasti akan ada beberapa kekurangan.

5.    Jaga agar anak-anak tetap di meja

Anak-anak secara alami suka ribut, dan cenderung lebih jarang melakukan perjalanan yang jarang di depan umum setelah tinggal di rumah selama berbulan-bulan. Namun, membatasi keinginan mereka yang dapat dimengerti untuk sedikit kebebasan bergerak adalah penting, untuk kesehatan mereka dan keselamatan mereka serta orang lain. Jadi jika Anda ingin pergi dengan anak Anda, pastikan Anda mengawasi anak Anda dengan baik.

6.    Sistem take away

Jika Anda takut untuk berlama-lama pergi keluar rumah, Anda bisa menggunakan sistem take away. Anda bisa memesan makanan lalu membawanya pulang untuk disantap di rumah. Hal ini akan lebih aman karena Anda tidak perlu berlama-lama berinteraksi dengan orang lain.

7.    Memanfaatkan sosial media

Para pedagang dan juga pembeli bisa memanfaatkan sosial media untuk menjual ataupun membeli makanan. Para pedagang bisa mempromosikan jualannya melalui Instagram ataupun Facebook. Sedangkan para pembeli bisa order makanan dengan sistem delivery order.

Itu dia tips untuk berkunjung ke kuliner Baiman secara aman dan nyaman selama pandemi. Perhatikan kesehatan dan tetap patuhi protokol kesehatan.